innalillahi wa inna ilaihi raji’un, tukang becak ini meninggal saat sujud shalat jum’at, semoga amal ibadahnya diterima.
innalillahi wa inna ilaihi raji’un, tukang
becak ini meninggal saat sujud shalat jum’at, semoga amal ibadahnya diterima.
Ketika dalam posisi sujud, tukang becak ini tidak bangun dan
diketahui sudah meninggal.
Tidak
ada yang bisa memprediksi kematian seseorang. Entah saat dalam perjalanan,
dalam keadaan sakit, ataupun sedang sholat. Beruntunglah orang-orang yang
meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
Seperti
yang terjadi pada seorang kakek bernama Mustafa (61 tahun).
Hal
ini diketahui jemaah yang mulai curiga karena Mustafa tidak kunjung bangun dari
sujudnya.
Karena
curiga, seorang jemaah langsung memanggil Imam Masjid Baitusshalihin. Ketika
ingin dibangunkan, tubuh Kakek Mustafa langsung terjatuh.
Kakek
meninggal
Berdasarkan
penjelasan dari pihak kepolisian, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin
SH bersama Kapolsek Ulee Kareng AKP Immarsal, almarhum Mustafa adalah seorang
tukang becak barang.
Jamaah
shalat jum’at di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Banda Aceh, sontak saat
melihat dan menemukan Mustafa (61), seorang jamaah yang ikut bersama-sama
shalat jum’at di masjid tersebut telah meninggal dunia.
Warga
Meunasah Bak Trieng Gampong Lamreung, Kecamatan Krueng Barona, Jaya, Aceh Besar
itu, diketahui telah tiada saat sujud terakhir pada pelaksanaan shalat jum’at
bersama jamaah lainnya di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng.
Informasi
diperoleh Serambinews.com, kepergian Mustafa menghadap illahi rabbi dalam sujud
terakhirnya usai shalat jum’at itu diketahui para jamaah masjid lainnya yang
berdiri di samping almarhum dalam satu shaf.
Seusai
shalat jum’at berjamaah dilaksanakan di masjid itu, berselang sekitar 5 menit,
almarhum terlihat tak kunjung bangun dari sujud akhirnya itu.
Namun,
posisi sujud almarhum, masih dalam kondisi semula. Karena menaruh curiga telah
terjadi sesuatu dengan Mustafa, sehingga jamaah masjid itu menyampaikan ke Tgk
Marwan, Imam Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Banda Aceh..
Komentar
Posting Komentar