Inilah Ayah Diduga B4nting Anak di Jalan hingga Nafas Terakhir di Dibikin Miris Melihatnya
Inilah Wajah Ayah Yang Diduga B4nt1ng Anak di Jalan hingga N4fas Terakhir di Dibikin Miris Melihatnya
TRENGGALEKPEDIA.COM - Simak penjelasan mengenai link video ayah di Filipina dengan tega banting anak kandungnya di jalan hingga meninggal.
Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan dengan adanya video berdurasi 27 detik yang memperlihatkan aksi seorang ayah diduga tega membanting anak kandungnya di jalan hingga tewas.
Video tersebut beredar luas di berbagai media sosial Instagram dan Twitter, aksi diduga seorang ayah yang banting anak di jalan itu membuat orang-orang tak habis fikir.
Dilansir Trenggalekpedia.com dari unggahan akun Twitter @3r******4, Sabtu 7 Mei 2022, video tersebut tampak merupakan sebuah rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dari rekaman video CCTV itu, terlihat seorang pria dewasa dengan bertelanjang bulat lari menghampiri seorang anak kecil yang sedang melintas di jalan.
Pria yang tak berpakaian itu seketika langsung mengangkat anak malang tersebut dan membantingnya hingga berkali-kali ke aspal.
“Sadis sekali kelakuannya, bagaimana nyawa anak tersebut?” tulis akun yang mengunggah video tersebut.
Beragam reaksi pun muncul dari netizen yang kesal melihat aksi brutal dalam video itu.
“Astaghfirullah, manusia apa set*n yang seperti itu,” ungkap seorang netizen.
“Duuh, Lihatnya miris banget,” sebut netizen lain.
“Astaghriullah,” lanjut netizen lain.
Diketahui, kejadian itu terjadi pada tanggal 27 April 2022 di pagi hari menjelang siang.
Sekelompok warga yang melihat aksi kejam itu pun lantas langsung mengejar dan berupaya memisahkan anak malang yang dibanting ini.
Mengetahui hal itu, Lelaki yang diduga adalah ayah korban seketika berlari sambil menyeret tubuh korban yang tak berdaya.
Dari informasi yang dihimpun, dikatakan video berdurasi 27 detik itu terjadi di Filipina. Tepatnya di jalan Rodriguez Montaliban Rizal, Barangay San Isidro.
Anak kecil yang menjadi korban kekejaman dari ayah kandungnya sendiri ini diketahui bernama Erron Varises. Ia adalah anak yang masih berusia 7 tahun.
Adapun ayahnya, yang merupakan pelaku kejahatan brutal ini bernama Erano Varises Salomon, seorang pekerja konstruksi.
Dikatakan, motif sang ayah tega membanting anak kandungnya adalah karena istrinya tak mau diajak berhubungan badan lantaran tengah hamil tua.
Seusai kejadian itu, sang anak malang itu disebut tak bisa diselamatkan karena mendapat kekerasan brutal hingga akhirnya meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit.***

Komentar
Posting Komentar